Ternyata ‘Iklim’ Pariwisata di Bali Masih Kondusif

Bencana yang menempa Selat Sunda, Sabtu (22/12), membawa efek buat bermacam bidang termasuk juga bidang wisata. Tidak cuma Lampung serta Banten, teror gelombang tinggi serta tsunami menempa wisatawan yang merencanakan bertandang ke lokasi pantai utara Jawa, seperti Pantai Ancol.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Sinabung

Menjadi gerbang masuk sekaligus juga arah wisatawan dunia ke Indonesia, Bali ialah lokasi yang butuh dilihat. Ramainya informasi hoax berkaitan tsunami pasti akan membawa situasi yang kurang nyaman buat wisatawan.

Terkiat perihal ini Chairman Bali Hotel Association (BHA), Ricky Putra, menjelaskan bencana yang berlangsung di Selat Sunda tidak merubah bidang perhotelan di Bali.

“Sesaat ini jika dibanding dengan tahun kemarin naik 7,4 % diatas tahun kemarin, ini catatan sampai bulan November. Efek positif yang cukup besar ialah waktu ada acara IMF-World Bank tempo hari,” tutur Ricky pada CNNIndonesia.com, Jumat (28/12).

“Sesaat untuk natal beritanya ada penambahan, tetapi datanya belumlah saya terima. Kami mengharap waktu peak season new year kelak masih berjalan dengan baik.”

Tahun ini, Ricky meneruskan, sampai bulan November 2018 jumlahnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang hadir ke Bali telah sampai 5,6 juta. Tujuan tahun ini, Bali diinginkan dapat menarik 6,2 juta wisman.

Wisman yang sangat banyak bertandang ke Bali tahun 2018 datang dari Australia (89,6 ribu wisman), disusul oleh China (75,8 ribu wisman).

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Dobonsolo

Berkaitan usaha mitigasi, Ricky menjelaskan situs sah BHA tetap up-date menginfokan perihal yang berkaitan peristiwa di Indonesia. Hingga semua anggota BHA dapat terhubung informasi serta apa yang perlu dikerjakan.

“Kami ikut masih memantau keadaan serta bekerjasama dengan pemerintah, BMKG, BNPB,” tuturnya.

“BHA ikut teratur membuat pertemuan mengenai mitigasi. Diluar itu hotel-hotel yang masuk dalam BHA, telah mempunyai mitigation rencana sendiri. Akan tetapi semuanya tidak dapat terlepas dari tubuh pemerintah yang berkuasa keluarkan pernyataan, yang dapat memengaruhi keselamatan serta kenyamanan tamu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *