Berikut Baru Enam Bulan Dibangun Talud di Kayen Ini Ambrol

Karena diterjang derasnya banjir bandang, talud atau turap di Desa/Kecamatan Kayen, Pati ini ambrol. Tragisnya, talud itu baru tuntas dibuat 6 bulan yang kemarin. Kuatnya terjangan arus air, jadi penyebab ambrolnya bangunan selama 50 mtr. itu.

Eko Warminto, masyarakat desa ditempat menjelaskan, keadaan itu membuat cemas beberapa masyarakat. Terpenting buat mereka yang tinggal di bantaran sungai. Keadaan tanah yang berada di bawah jalan itu sekarang mulai terkikis.

Baca Juga : Harga Lantai Kayu

“Walau sebenarnya awal mulanya jalan itu telah dibeton. Bagunan talud satu paket dengan perbaikan jalan. Diluar itu, ada tanah di pinggir sungai memulai longsor. Longsoran hampir berlangsung di selama sungai,” terangnya, Selasa (18/4/2017).

Diterangkan, bangunan talud yang ambrol ada dua tempat. Titik pertama, peristiwa ambrolnya terjadi semenjak satu tahun yang kemarin.

“Panjangnya seputar 40 mtr.. Ambrolnya pun sebab banjir yang menempa seputar desa. Peristiwa ini telah didapati pemerintah desa, akan tetapi sampai sekarang belumlah ada perbaikan,” sambungnya.

Belum diperbaiki, sekarang ditambah ambrolnya talud di RT 07/ RWII desa ditempat. Peristiwanya, sesudah terjadinya banjir yang menempa beberapa lokasi di Kecamatan Kayen beberapa hari lau.

“Panjang talud yang ambrol saat banjir ini kira-kira selama 10 mtr.,” katanya.

Artikel Terkait : Harga Kayu Gaharu

Eko menuding, penyebeb ambrolnya talud itu sebab ada kekeliruan waktu pembuatan talud. Yaitu karena bangunannya sangat bersisihan dengan tempat jalan yang dibeton.

“Cuma berjarak 1/2 mtr. dari jalan yang dibeton. Diluar itu, jalan yang perbaiki tidak ada penyangganya. Jadi waktu ada banjir, jarak pada jalan serta talud jadi jalan air. Hingga tanah gampang terkikis oleh banjir,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *